Ibu... sungguh betapa aku merindukanmudemi senyuman yang senantiasa engkau tujukan kepadaku
demi tangan lembut yang kini telah tua yang senantiasa membelaiku dengan kasih
demi tangan lembut yang kini hanya tinggal tulang berbalut dengan kulit,
lemah...
tak berdaya tuk memelukku
apa yang telah aku berikan untukmu, selain kesedihan dimata dan hatimu karena perilaku-ku
sungguh maafkan aku...






