Kamis, 19 Agustus 2010

Pengasuhan Nabi Muhammad SAW (part 3)

Melanjutkan siroh nabawi pada edisi sebelumnya yaitu tentang masa pensusuan Nabi, maka pada edisi kali ini di bahas mengenai masa pengasuhan Nabi Muhammad SAW oleh Halimatu Sa’diah.

Pada masa itu, sebelum usia Nabi Muhammad mencapai tiga tahun, ketika itulah terjadi peristiwa dibersihkannya hati Nabi Muhammad dari sifat buruk oleh malaikat. Yakni, bahwa ia dengan saudaranya yang sebaya sesama anak-anak itu sedang berada di belakang rumah di luar pengawasan keluarganya, tiba-tiba anak yang dari Keluarga Sa'd itu kembali pulang sambil berlari, dan berkata kepada ibu-bapanya: "Saudaraku yang dari Quraisy itu telah diambil oleh dua orang laki-laki berbaju putih. Dia dibaringkan, perutnya dibedah, sambil di balik-balikan."
Dan tentang Halimah ini ada juga diceritakan, bahwa mengenai diri dan suaminya ia berkata: "Lalu saya pergi dengan ayahnya ke tempat itu. Kami jumpai dia sedang berdiri. Mukanya pucat-pasi. Kuperhatikan dia. demikian juga ayahnya. Lalu kami tanyakan: "Kenapa kau, nak?" Dia menjawab: "Aku didatangi oleh dua orang laki-laki berpakaian putih. Aku dibaringkan, lalu perutku di bedah. Mereka mencari sesuatu di dalamnya. Tak tahu aku apa yang mereka cari."

Halimah dan suaminya kembali pulang ke rumah. Orang itu sangat ketakutan, kalau-kalau anak itu sudah kesurupan. Sesudah itu, dibawanya anak itu kembali kepada ibunya di Mekah. Atas peristiwa ini Ibn Ishaq membawa sebuah Hadis Nabi sesudah kenabiannya. Tetapi dalam menceritakan peristiwa ini Ibn Ishaq nampaknya hati-hati sekali dan mengatakan bahwa sebab dikembalikannya kepada ibunya bukan karena cerita adanya dua malaikat itu, melainkan - seperti cerita Halimah kepada Aminah - ketika ia di bawa pulang oleh Halimah sesudah disapih, ada beberapa orang Nasrani Abisinia memperhatikan Muhammad dan menanyakan kepada Halimah tentang anak itu. Dilihatnya belakang anak itu, lalu mereka berkata:
"Biarlah kami bawa anak ini kepada raja kami di negeri kami. Anak ini akan menjadi orang penting. Kamilah yang mengetahui keadaannya." Halimah lalu cepat-cepat menghindarkan diri dari mereka dengan membawa anak itu. Demikian juga cerita yang dibawa oleh Tabari, tapi ini masih di ragukan; sebab dia menyebutkan Muhammad dalam usianya itu, lalu kembali menyebutkan bahwa hal itu terjadi tidak lama sebelum kenabiannya dan usianya empatpuluh tahun.
Selain itu dari ibn Abbas “halimah keluar rumah mencari nabi Muhammad SAW mendapati beliau sedang bersama saudara perempuannya “wahai anak lakiku! Mengapa engkau berada di siang hari yang panas ini? Kemudian saudara perempuannya menjawab? “wahai ibuku! Saudara lakiku tidak merasakan panas. Aku melihat awan yang selalu melindunginya. Jika Muhammad berhenti maka awan berhenti, jika berjalan maka awan berjalan ikut bersamanya hingga berhenti ditempat ini.
Dengan adanya kejadian yang aneh dan membuat khawatir Halimatus sa’diah akhirnya nabi Muhammad SAW diserahkan kembali kepada Siti Aminah ibunda Nabi Muhammad SAW. Namun dari kejadian aneh yang menimpa Nabi Muhammad SAW tidak membuat khawatir ibunda Rosulullah beliau mengatakan “sebenarnya, ketika ia keluar dari rahimku, aku melihat pada dirinya seberkas cahaya yang menerangi Istana kerajaan Syam”

To be continued…
by: TMP 26_infokom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar